Pernikahan selalu mengundang dilema tak berkesudahan. Baik itu sebelum memilih calon pasangan, persiapan walimahan, dan proses panjang sampai sehidup semati sepenanggungan. Ya iyalah.. Namanya saja kehidupan, pasti selalu saja ada lika-liku ujian dalam menjalaninya. "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (QS Al-Ankabut:2-3). Salah satu ujian sekaligus titipan adalah anak. Anak jadi alasan kenapa pihak pro "Nikah Muda" memilih segera menikah. Tetapi pihak kontra enteng saja menjawab "Kenapa tidak adopsi anak saja mpok?" Sembari menunjukkan data 4 Juta anak terlantar di Indonesia. "Syukur bisa mengurangi beban negara"begitu katanya. Nah bagaimana menurut Anda? Pada dasarnya tujuan dalam pernikahan adalah melegalkan hubungan untuk melestarikan keturunan alias anak. Maka tak salah bila kubu pro menginginkan segera menikah untuk mempunyai anak / banyak anak. Sebab kelahiran ...
write what you do and do what you write