Rintik hujan perlahan jatuh membasahi kota berkabutku. Asap akibat kebakaran hutan itu hampir lenyap. Namun aku enggan melepaskan masker yang menutup separuh wajahku. Jilbabku telah basah karna berjalan dibawah rintik hujan yang sekarang menjadi sangat deras. Tinggal beberapa langkah lagi aku sampai dirumah. Kepalaku sedikit berdenyut pusing dengan langkah cepat dan terburu-buru aku langsung menyebrang jalan, tanpa sadar mobil itu juga melaju cepat kearahku. kecelakaan itu menggoreskan luka di tangan , darah segar keluar dari hidungku yang segera dibersihkan oleh hujan yang belum juga reda, dan kini aku harus rela kehilangan sebelah kakiku. dalam dekap rahmat-Mu ku bersyukur dalam kasih-Mu ku sadari Kaulah penolongku Mungkin itulah yang akan terjadi padaku bila pemuda itu terlambat sedetik saja menarik tanganku. Pemuda yang tidak kukenal namanya dan tak pernah kulihat wajahnya dengan nada marah sekaligus khawatir "Astagfirullah mbk, kalau nyebrang itu hati-hati, rum...
write what you do and do what you write