Aku bingung setengah mampus, padahal hari ini adalah hari ujian mid semester untuk semua pelajaran. Matilah aku. “ehh bersih-bersih pak bersih-bersih” ulangku sambil mengambil sapu ditangannya dan meninggalkannya dengan sejuta gerutu tak menentu, oh iya aku lupa kalau aku gak sendirian membersihkan gudang berhantu. Ada aku dan seorang cowok yang dari tadi cuma diem dan nurut saja apa kata pak Johan, mungkin dia telah pasrah dengan takdirnya. Lantas kami berdua berjalan disaat anak-anak lain siap memulai pelajaran pertama. Kemudian, Aku bertemu dengan gerombolan babi-babi kelas sebut saja anak-anak resek yang suka ngeledekin Aku dan mereka semua berkata “cie cie Mitha pagi-pagi udah pacaran aja” lalu Aku menjawab dengan senyum singkat dilanjutkan dengan kesal yang berhamburan “Pacaran ,Aku gak pacaran lah yaa, mau sekaliian nikah aja, gak nampak nih sapu, ember dan seperangkat alat bersih-bersih dibayar tunaii” lalu s...
write what you do and do what you write