Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Kutukan Hati Part 2

Aku bingung setengah mampus, padahal hari ini adalah hari ujian mid semester untuk semua pelajaran. Matilah aku. “ehh bersih-bersih pak bersih-bersih” ulangku sambil mengambil sapu ditangannya dan meninggalkannya dengan sejuta gerutu tak menentu, oh iya aku lupa kalau aku gak sendirian membersihkan gudang berhantu. Ada aku dan seorang cowok yang dari tadi cuma diem dan nurut saja apa kata pak Johan, mungkin dia telah pasrah dengan takdirnya.                Lantas kami berdua berjalan disaat anak-anak lain  siap memulai pelajaran pertama. Kemudian, Aku bertemu dengan gerombolan babi-babi kelas sebut saja anak-anak resek yang suka ngeledekin Aku dan mereka semua berkata “cie cie Mitha pagi-pagi udah pacaran aja” lalu Aku menjawab dengan senyum singkat dilanjutkan dengan kesal yang  berhamburan “Pacaran ,Aku gak pacaran lah yaa, mau sekaliian nikah aja, gak nampak nih sapu, ember dan seperangkat alat bersih-bersih dibayar tunaii” lalu s...

Dalam dekap rahmat-Mu part 1

Rintik hujan perlahan jatuh membasahi kota berkabutku. Asap akibat kebakaran hutan itu hampir lenyap. Namun aku enggan melepaskan masker yang menutup separuh wajahku. Jilbabku telah basah karna berjalan dibawah rintik hujan yang sekarang menjadi sangat deras. Tinggal beberapa langkah lagi aku sampai dirumah. Kepalaku sedikit berdenyut pusing dengan langkah cepat dan terburu-buru aku langsung menyebrang jalan, tanpa sadar mobil itu juga melaju cepat kearahku. kecelakaan itu menggoreskan luka di tangan , darah segar keluar dari hidungku yang segera dibersihkan oleh hujan yang belum juga reda, dan kini aku harus rela kehilangan sebelah kakiku. dalam dekap rahmat-Mu ku bersyukur dalam kasih-Mu ku sadari Kaulah penolongku Mungkin itulah yang akan terjadi padaku bila pemuda itu terlambat sedetik saja menarik tanganku.  Pemuda yang tidak kukenal namanya dan tak pernah kulihat wajahnya dengan nada marah sekaligus khawatir "Astagfirullah mbk, kalau nyebrang itu hati-hati, rum...

Kutukan Hati Part 1

     Lagi-lagi dan lagi aku harus tetap bangun pagi dan sekarang masih pagi-pagi buta sekali, capek sih apalagi baru beberapa menit tadi aku pergi untuk memejamkan mata(tidur) karna aku harus mengerjakan tugasku yang menumpuk, maklumlah serangkai peraturan kurikulum 2013 yang serba wah itu, bila tidak segera di kerjakan tugas lain akan mengantri bagaikan antrian sembako.              Panggil saja mi , aku pasti langsung menoleh ke si pemanggil. Asalkan kamu jangan panggil aku mi tiauw, mi goreng, mi tek tek, atau bermacam-macam nama mie lainnya. Nama lengkapku Mitha Raina. Namaku yang aneh tidak sesuai dengan tingkahku yang biasa-biasa saja. Suka cuek , tapi lebih sering jutek , tapi tenang saja aku nggak bau ketek kok. Aku pernah bertanya ke mama , apa arti dari nama ku ma? Mamaku hanya menjawab tanya papamu sana. Dan aku bertanya pada papa , apa arti namaku pa ? Papaku menjawab tanya mama sana. Aku jadi bingung , sebenarnya aku ini...